Sejarah Singkat dan Mengenal Bagian/Jenis Bahasa Pemrograman Phyton

Share and care !

Majunya zaman membuat inovasi dan teknologi modern semakin berkembang termasuk dunia komputer dan ilmu data terus berkembang pesat. Bahkan alam beberapa tahun terakhir, salah satu perubahan yang menonjol di bidang ini adalah pesatnya pertumbuhan salah satu bahasa pemrograman Python. Banyak pengembang yang kini mulai belajar untuk menguasai programming language yang satu ini.

Python sendiri adalah bahasa pengkodean tujuan umum yang digunakan di banyak pengembangan web dan pekerjaan teknologi informasi untuk menyelesaikan berbagai tugas pemrograman. Kareena kepopulerannya, para pemain terbesar di industri teknologi, seperti Google, Facebook dan Netflix juga telah menggunakan Python.

Tidak mengherankan kalau Phyton semakin diminati sehingga banyak pengusaha dan inovator yang ingin mempelajari lebih lanjut tentang Python dan potensi bisnisnya. Mari ketahui lebih lanjut lagi mengenai tentang apa itu Python, sejarah singkatnya serta mengapa bahasa pemrograman ini semakin menarik jika dibandingkan dengan bahasa pemrograman lain.

 

Mengenal Sejarah Singkat Phyton

 

 

Programmer Belanda, Guido van Rossum menemukan dan memperkenalkan Python pada tanggal 20 Februari 1991. Sejak saat itu, bahasa pemrograman yang satu ini telah membangun komunitas yang berdedikasi untuk memperbaiki bug potensial dan memperluas kemampuan kode. Python dikenal kuat, cepat, dan membuat pemrograman lebih menyenangkan.

Para pembuat kode Python dapat secara dinamis mengetik variabel tanpa harus menjelaskan variabel apa yang seharusnya dan bahkan penggunanya juga dapat mengunduh Python tanpa biaya dan mulai belajar membuat kode dengan segera. Kode sumber tersedia secara bebas dan terbuka untuk dimodifikasi dan digunakan kembali dikerenakan adopsi Python tersebar luas karena sintaks dan keterbacaannya yang jelas.

Umumnya Phyton digunakan dalam analisis data, pembelajaran mesin atau machine learning (ML) dan pengembangan web dikarenakan Python menghasilkan kode yang mudah dibaca, dipahami, dan dipelajari. Persyaratan Python untuk pernyataan sumber membantu membuat kode konsisten dan mudah dibaca. Aplikasi yang dikembangkan dengan kode Python cenderung lebih kecil daripada perangkat lunak yang dibangun dengan bahasa pemrograman seperti Java karena disebabkan pemrograman umumnya harus mengetikkan beberapa kode.

Pemrograman Python juga tetap populer karena programming language ini dapat diandalkan dan sangat baik dalam menemukan bug dan memunculkan pengecualian. Dalam hal ini, input yang buruk tidak pernah memicu kesalahan segmentasi, karena debugger berbasis Python, pengguna tidak perlu khawatir tentang potensi konflik. Sampai saat ini pun Python terus berkembang dan secara aktif digunakan oleh beberapa perusahaan multinasional dan perusahaan terbesar yang juga mendukung Python dengan panduan, tutorial, serta dukungan sumber daya.

 

Baca Juga  :      Mengenal Istilah Programming dan Coding Bagi Pengembang/Programmer Pemula

 

Mengenal Penggunaan Phyton

Python adalah bahasa pemrograman dengan berbagai tujuan yang cukup umum. Jadi bisa dikategorikan sebagai bahasa pemrograman yang dapat digunakan untuk hampir semua hal. Bahasa ini bisa yang dapat ditafsirkan dimana kode yang tertulis tidak benar-benar diterjemahkan ke format yang dapat dibaca komputer saat runtime. Padahal, kebanyakan bahasa pemrograman melakukan konversi ini bahkan sebelum program dijalankan dimana jenis bahasa ini juga disebut sebagai bahasa scripting karena pada awalnya dimaksudkan untuk digunakan untuk proyek dalam skala kecil.

Adapun konsep bahasa scripting juga telah banyak berubah sejak awal, karena Python sekarang digunakan untuk menulis sebagian besar untuk aplikasi kegunaan komersial yang ada saat ini. Oleh faktor ini juga, kebutuhan akan Python ini semakin meningkat seiring dengan popularitas internet. Sebagian besar aplikasi dan platform web mengandalkan Python, termasuk mesin pencari Google, YouTube serta apa saja yang dominan berorientasi web.

Disamping digunakan untuk proyek besar, Python juga dapat digunakan untuk mengolah teks, menampilkan angka atau gambar, menyelesaikan persamaan ilmiah, dan menyimpan data. Singkatnya sebagai bahasa yang serba bisa, Phyton digunakan di belakang layar untuk memproses banyak elemen yang mungkin Anda perlukan atau temui di perangkat saat ini termasuk seluler.

 

Baca Juga  :     Programming Language/Bahasa Pemrograman : Pengertian dan Daftar Terbaik 2022

 

Mengenal Bagian dan Jenis/Alat dari Phyton

 

 

Didukung oleh komunitas yang luas dan sintaks yang menekankan keterbacaan, membuat Python relatif mudah dipelajari bahkan untuk pemula sekalipun. Demand yang tinggi bahkan membuat banyak kursus online menawarkan untuk mengajar pengguna pemrograman Python dengan cepat. Python sendiri juga menyediakan modul dan paket untuk mempelajari dan mendukung modularitas program dan penggunaan kembali kode. Sehingga ketika pengguna bekerja dengan Python, mereka ingin terbiasa dengan versi saat ini, lingkungan pengembangan maupun alat pendukungnya. Berikut beberapa jenis atau alat yang merupakan bagian dari Phyton :

Python 3.0

Meski berasal dari tahun 2008, versi ini masih dianggap tetap menjadi versi terbaru. Tidak seperti pembaruan sebelumnya yang berkonsentrasi pada debugging versi Python sebelumnya, Python 3 memiliki kompatibilitas ke depan dan perubahan gaya pengkodean sehingga Python 3 tidak dapat mendukung rilis sebelumnya. Sintaks kode mempersempit pengulangan dan redundansi kode, memungkinkan kode untuk menangani tugas yang sama dengan berbagai cara. Perubahan tunggal ini membuat lebih mudah bagi pemula untuk belajar pemrograman Python.

Integrated Development and Learning Environment (IDLE)

IDLE adalah lingkungan pengembangan standar Python yang memungkinkan akses ke mode interaktif Python melalui jendela shell Python. Pengguna juga dapat menggunakan Python IDLE untuk membuat atau mengedit file sumber Python yang ada dengan memanfaatkan editor file.

Python Launcher

Selanjutnya adalah launcher yang memungkinkan pengembang menjalankan skrip Python dari desktop. Cukup pilih Python Launcher sebagai aplikasi default untuk membuka skrip .py dengan mengklik dua kali melalui jendela Finder. Python Launcher menawarkan banyak opsi untuk mengontrol bagaimana pengguna meluncurkan skrip Python.

Anaconda

Alat Anaconda merupakan distribusi bersifat open source terkemuka untuk bahasa pemrograman Python dan R dengan lebih dari 300 library bawaan yang dikembangkan khusus untuk proyek ML. Tujuan utamanya adalah untuk menyederhanakan manajemen dan penerapan paket.

 

Baca Juga Panduan  :            Cara Install CMS Website di Plesk Hosting

 

Kesimpulan dan Penutup

Python adalah bahasa pemrograman open-source yang tingkat tinggi dan berfungsi sebagai bahasa yang mempunyai tujuan umum yang serba bisa. Kepraktisan bahasa ini sering dibandingkan dengan programming language lainnya seperti Sekama, Ruby juga JavaScript. Apa yang membedakan Python dari bahasa pemrograman lain adalah mudah digunakan, dapat diajarkan kepada pemula, dapat disematkan ke aplikasi apa pun. Lebih menarik lagi, Python juga dapat berjalan di semua sistem operasi umum saat ini, termasuk Mac, Windows, dan Linux.

Kelebihan dan kemampuan Phyton membuatnya menjadi salah satu bahasa paling kuat yang dapat digunakan oleh seorang programmer dan masing-masing sekitar tiga dan lima kali lebih cepat untuk membuat kode daripada JavaScript dan C ++. Dukungan ini tidak berhenti disitu, perangkat lunak Python gratis untuk diunduh dan dapat diakses di hampir semua jenis sistem operasi sehingga tidak mengherankan kalau banyak yang tertarik mempelajari bahasa yang berlambang ular ini.

Menyediakan perpustakaan standar besar yang akan membuat pemrograman tugas-tugas sederhana, seperti membaca dan memodifikasi file, menghubungkan ke server web membuatnya ramah terhadap pemula. Perangkat lunak ini juga dapat berfungsi sebagai primer untuk programmer yang tertarik untuk mempelajari Ruby atau Java, yang keduanya lebih rumit tetapi memiliki sifat yang mirip dengan Python. Disamping juga dibuat untuk menangkap kesalahan lebih cepat, menghapus kebutuhan untuk sesi kode-tes-debug yang panjang, dan berisi fitur-fitur canggih untuk merampingkan proses pemrograman membuat Phyton bisa menjadi pilihan bahasa pemrograman yang menarik untuk dipelajari.

The post Sejarah Singkat dan Mengenal Bagian/Jenis Bahasa Pemrograman Phyton appeared first on IDCloudHost.


Share and care !

Leave a Reply